Cara mengatasi Bootmgr is missing
Salah satu masalah yang sering muncul pada sistem operasi Windows adalah Bootmgr is Missing.
Bootmgr (Boot Manager) adalah sebuah file sistem yang mana bertanggung jawab atas booting sistem operasi Windows.
Masalah bootmgr dapat kita temukan di semua sistem operasi Windows.
Pada sistem operasi Windows sebelum Windows Vista yaitu Windows Server 2003 dan Windows XP. Sistem file yang bertanggung jawab atas boot sistem operasi yaitu ntldr (NT Loader).
Beberapa Macam Pesan Error BootMGR
Ada beberapa macam pesan Boot manager error yang biasa muncul di komputer.
1. BOOTMGR is missing, press Ctrl Alt Del to restart
Pesan pertama yang sering muncul adalah bootmgr is missing press Ctrl + Alt + Del to restart. Dengan menekan tombol tersebut PC kita akan secara otomatis melakukan restart.
Ada kemungkinan komputer akan berjalan normal, namun bisa juga kembali muncul pesan tersebut. Selain dengan menekan tiga tombol tersebut kita bisa merestart komputer kita dengan menekan tombol restart.
2. BOOTMGR is missing, press any key to restart
Ketika muncul pesan ini kita dapat menekan tombol apapun untuk melakukan restart laptop kita. Selain itu kita juga dapat menekan tombol restart.
3. Could’n find BOOTMGR
Sama halnya dengan kedua pesan kesalahan diatas. Pesan kesalahan ini berarti bootmgr yang ada di komputer kita tidak dapat ditemukan.
Bedanya kita tidak dapat menekan tombol apapun untuk melakukan restart kecuali dengan menekan tombol restart pada PC.
Itulah 3 pesan yang biasa muncul jika terdapat kesalahan pada bootmgr. Setelah kita mengetahui pesan kesalahan tersebut. Kita dapat melakukan beberapa langkah dibawah agar komputer kita kembali normal.
Cara Mengatasi Bootmgr is Missing dengan Mud
Baca juga : cara download windows original
1. Restart Komputer
Solusi paling sederhana yang dapat kita lakukan adalah dengan merestart komputer.
Pada beberapa kasus, komputer dapat berjalan dengan normal setelah melakukan restart ketika muncul pesan Bootmgr is missing.
Hal ini kemungkinan terjadi karena Windows gagal membaca file sistem bootmgr saat proses booting pertama.
Dan setelah kita lakukan restart maka proses pembacaan sistem file bootmgr akan diulangi dan berhasil.
2. Periksa Perangkat yang Terhubung
Pada umumnya saat kita menginstall sistem operasi pada proses boot kita harus merubah konfigurasi Boot Order pada BIOS. Ada beberapa pilihan boot order, diantaranya Hard Disk, USB Disk, Optical Disk, dan Floopy Disk.
Baca juga : cara mengatasi windows 10 lemot
Oleh karena itu, jika kita gagal untuk melakukan cara yang pertama tadi. Dengan melepas perangkat seperti USB Flash Drive, Optical Disk, atau Floopy Disk.
Merupakan solusi yang layak kita coba, karena kemungkinan komputer melakukan boot dari salah satu perangkat tersebut.
Misalnya saja melakukan booting dengan USB Flash Drive, sedangkan perangkat tersebut dalam kondisi non bootable.
3. Periksa Boot Order di BIOS
Sama halnya dengan solusi sebelumnya, kemungkinan komputer kita membaca perangkat boot selain Hard Disk.
Jika komputer kita membaca USB Flash Drive sebagai boot pertama maka solusinya cukup dengan mencabut Flashdisk tersebut.
Namun lain halnya jika booting pertama komputer membaca CD/DVD Drive. Tentu hal tersebut sangat merepotkan apabila kita harus mencabut perangkat Optical Drive.
Baca juga : cara
Oleh karena itu. Solusi lain yang dapat kita lakukan adalah mengatur Hard Disk sebagai Boot media urutan pertama pada boot order.
Hal ini berarti komputer kita akan membaca Hard Disk terlebih dahulu sebelum membaca perangkat lain.
Hal ini merupaka pilihan terbaik karena sistem operasi Windows sendiri kita pasang pada salah satu partisi pada Hard Disk.
4. Periksa Semua Kabel
Pada PC Desktop setiap perangkat tentu saja dihubungkan dengan sebuah kabel. Perangkat Hard disk sendiri biasanya dihubungkan dengan motherboard melalui kabel ATA atau SATA.
Selain itu juga ada kabel lain yaitu kabel power yang menghubungkan Hard Disk dengan Power Supply.
Kesalahan bootmgr dapat terjadi karena salah satu dari kabel tersebut rusak, tidak terpasang dengan sempurna, atau terlepas.
Maka dari itu kita dapat mencoba untuk memeriksa kabel tersebut. Atau bisa juga dengan mengganti kabel Data baik Sata maupun ATA.
5. Lakukan Repair
Pada proses intalasi sistem operasi Windows terdapat fitur lain selain instal, yaitu repair.
Fitur ini dapat kita gunakan untuk mengatsi sistem operasi Windows yang memiliki masalah pada file sistem. Salah satunya adalah bootmgr is missing.
Baca juga : cara lacak hp yang hilang
Startup Repair dapat menggantikan file sistem yang korup atau rusak. Namun berbeda dengan proses instal ulang, dimana data dan konfigurasi Windows akan tetap seperti semula atau tidak akan hilang.
6. Install Ulang Windows
Jika dengan melakukan semua cara diatas, masalah bootmgr tetap muncul. Solusi selanjutnya adalah dengan melakukan install ulang Windows kita.
Karena mungkin saja terdapat kerusakan file sistem yang tidak dapat ditangani dengan fitur repair. Oleh karena itu install ulang merupakan solusi terbaik yang harus kita lakukan saat ini.
Namun jika kita mengambil keputusan ini. Maka kita harus tahu bahwa resiko yang akan terjadi adalah kehilangan semua data pada partisi C.
7. Ganti Hardisk Drive
Solusi terakhir jika masalah bootmgr masih saja muncul adalah dengan mengganti Hardisk kita.
Karena jika kita sudah melakukan instal ulang masalah tersebut tetap muncul. Maka kemungkinan besar terdapat kerusakan pada Hard Disk kita. Baik itu rusak secara fisik seperti Bad Sector, maupun kerusakan lainnya.
Sekian artikel mengenai cara mengatasi bootmgr is missing. Rawat baik-baik komputer kita agar tidak terjadi kerusakan.
0 Response to "Cara mengatasi Bootmgr is missing"
Posting Komentar